Deretan Agama-agama Tertua di Dunia

Deretan Agama-agama Tertua di Dunia

Deretan Agama-agama Tertua di Dunia

Agama dalam sejarah dunia memiliki perjalanan yang panjang. Hingga saat ini ada beberapa banyak agama, baik yang masih eksis dianut atau sudah mulai punah.

Agama itu sendiri adalah sebuah bentuk kepercayaan yang dimiliki manusia dan erat kaitannya dengan tatanan, ajaran, atau perintah dalam menjalani kehidupan.

Deretan Agama-agama Tertua di Dunia

Agama Tertua

Dikutip dari Buku Sejarah Terlengkap Agama-Agama Di Dunia Dari Masa Klasik Hingga Moderen yang di tulis M Ali Imron bahwa belajar dan mengenali agama lain selain yang kita percayai adalah cara bijak bagi manusia untuk semakin memperdalam keyakinan beragama kita dan belajar sejarah agama tertua di dunia untuk menambah pengetahuan.

Daftar agama tertua di dunia sebagai berikut:

1. Brahmanisme (8000-6000 SM)

Kepercayaan Brahmanisme atau dikenal juga dengan nama Weda Brahmanisme adalah salah satu agama tertua di dunia yang diklaim sudah ada sejak tahun 8.000-6000 SM. Meskipun banyak yang menganggap kepercayaan Brahmanisme sama dengan agama Hindu karena menyembah banyak dewa.

Namun agama ini memiliki masuk dalam daftar agama tertua dalam urutan pertama di dunia. Kepercayaan Brahmanisme meyakini adanya kekuatan alam yang berasal dari para dewa dan dewi, antaranya adalah Dewa Matahari, Dewa Api, Dewa Angkasa, Dewa Siwa, dan masih banyak lagi.

2. Hindu (7000-6000 SM)

Setelah kemunculan kepercayaan Brahmanisme, agama Hindu yang menggunakan kitab Weda kemudian muncul setelahnya di Negara India untuk pertama kalinya. Persebaran agama hindu kemudian dimulai dari lembah sungai Indus atau Pakistan modern.

Hindu menjadi salah satu agama paling tua di dunia yang masih populer sampai sekarang dan merupakan bentuk konversi dari kepercayaan Brahmanisme. Hingga sekarang agama hindu ini berada di peringkat ketiga dalam daftar agama yang penganutnya terbanyak di dunia.

3. Yahudi (6000 SM)

Yahudi adalah cikal bakal dari munculnya agama samawi, yakni agama Kristen dan Islam yang sekarang penganutnya menjadi tersebar di berbagai penjuru dunia. Penganut agama ini banyak menetap di Israel yang merupakan wilayah kepercayaan ini pertama kali diciptakan.

Sekarang kurang lebih 18 juta manusia telah memeluk agama ini. Selain itu sejarah agama ini cukup tidak asing bagi penganut agama Kristen dan Islam saat ini, yakni dibawa oleh Nabi Musa yang menyelamatkan bangsa Israel dari penindasan pemerintahan Mesir.

Di Indonesia sendiri, agama ini lebih dikenal dengan sebutan agama Kong Hu Cu. Agama kuno ini diyakini muncul pada abad ke-6 SM di masa sudah ada agama Buddha. Agama Jainisme sebenarnya memiliki kepercayaan yang serupa dengan agama Hindu dan Buddha.

8. Taoisme (500 SM)

Taoisme atau Taoisme adalah kepercayaan yang didasarkan pada ajaran Tao Te Ching, yang merupakan sebuah buku pendek berisi ajaran Lao Tzu. Kepercayaan ini menekankan pada keharmonisan spiritual kehidupan dalam diri individu.

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara dua aliran utama dalam agama Taoisme, yakni Taoisme filosofis atau Tao-chia yang cenderung berfokus pada tulisan- tulisan Lao Tzu, Chuang-Tzu, dan mistik awal lainnya. Selain itu juga Taoisme atau Tao-chiao yang menekankan ritual keagamaan dengan tujuan mencapai keabadian.

Agama Taoisme bisa populer karena ajarannya memanfaatkan gagasan persatuan dan kebalikan atau Ying dan Yang. Makna ide utama Yin Yang adalah dunia dipenuhi dengan kekuatan yang saling melengkapi, seperti aksi dan non-aksi, terang dan gelap, panas dan dingin, dan sebagainya.

Sebelum terjadi revolusi Komunis di China, kepercayaan Taoisme adalah salah satu agama terkuat di Tiongkok yang sekarang sudah pulih kembali. Agama Taoisme banyak dipraktikkan di Tiongkok, Taiwan, Asia Tenggara, sampai Sebagian kecil negara di Barat.

9. Shinto (3-8 SM)

Agama Shinto adalah kepercayaan yang ditetapkan oleh kekaisaran Jepang sebagai agama asli Negara tersebut. Kepercayaan ini dipengaruhi kuat oleh agama Budha yang dikenal menyembah kekuatan alam.

Peluru Grameds ketahui bahwa agama ini tidak bergantung pada tulisan atau teks- teks suci seperti agama-agama lainnya. Selain itu pendiri agama Shinto masih bisa bertahan dalam ketaatan yang luas sampai sekarang. Setelah kepercayaan Buddha muncul di jepang, banyak unsur Buddha yang akhirnya bercampur ke dalam kepercayaan dan tradisi agama Shinto dan Konfusianisme.

Bangsawan yang berkuasa saat itu akhirnya menggabungkan ketiga agama tersebut ke dalam perkembangan agama Shinto sebagai cara untuk membimbing masyarakat Jepang. Agama ini diyakini baru dimulai dan resmi kemunculannya setelah agama Buddha mulai diperkenalkan di negara Jepang pada abad ke-6 SM.

Catatan sejarah menyebutkan bahwa akar agama Shinto adalah sekitar 700 SM, meskipun ada pula bukti catatan arkeologi yang menyebut bahwa telah muncul lebih jauh lagi daripada itu.

Agama Shinto secara resmi ditetapkan sebagai agama di Negara Jepang selama periode Meiji, yakni sekitar tahun 1868 sampai 1912. Sekarang agama Shinto dan Buddha saudah terkait erat pada masyarakat dan budaya Jepang.

Nah, itulah penjelasan tentang daftar agama tertua di dunia dalam kajian ilmu sejarah. Apakah ada agama yang sudah Grameds ketahui sejarahnya? Sebagian dari agama di atas mungkin masih banyak dianut oleh orang hingga saat ini.

Hal tersebut menunjukkan bahwa sebuah kepercayaan akan berdampingan dalam kehidupan manusia, baik telah mengalami perjalanan sejarah perkembangan sesuai berjalannya zaman. Keyakinan dalam agama dan kepercayaan tersebut kemudian kembali pada pribadi masing-masing orang untuk menjalaninya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.