translate ke

Google Translate Kini Tambah 24 Bahasa Daerah dari Berbagai Penjuru Dunia

Google Translate Kini Tambah 24 Bahasa Daerah dari Berbagai Penjuru Dunia

Baru–baru ini Google telah menambahkan 24 bahasa baru pada layanan Google Translate ke para penggunanya di seluruh dunia. Dengan menggunakan teknik terjemahan mesin Zero-Shot, pengguna bisa menerjemahkan berbagai bahasa secara efisien. Teknik ini dipilih Google lantaran mesin pada Zero-Shot dengan cepat dan akurat dapat menerjemahkan teks monolingual, tanpa pernah melihat kata tersebut sebelumnya.

Google Translate Kini Tambah 24 Bahasa Daerah dari Berbagai Penjuru Dunia

Dilansir dari Techcrunch, penambahan 24 bahasa yang baru pada Google Translate mencakup bahasa Assamese, Aymara, Bambara, Bhojpuri, Dhivehi, Dogri, Ewe, Guarani, Ilocano, Konkani, Krio, Kurdish (Sorani), Lingala, Luganda, Maithili, Meiteilon (Manipuri), Mizo, Oromo, Quechua, Sansekerta, Sepedi, Tigrinya, Tsonga, serta Twi.

Meski sudah bisa digunakan untuk masyarkat dunia, sayangnya penerjemahan pada bahasa baru tersebut masih mengalami beberapa kendala. Tetapi Google meyakinkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pembaruan demi memberikan layanan yang terbaik menjadi bagi pengguna setianya.

Tercatat hingga sejauh ini sudah lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia telah menjajal bahasa baru ini, termasuk warga utara India, Afrika Tengah, Amerika, serta Inggris.

“Ini berkisar dari bahasa yang lebih kecil, seperti Mizo yang dituturkan oleh orang-orang di timur laut India hingga bahasa dunia yang sangat besar seperti Lingala yang dituturkan oleh sekitar 45 juta orang di seluruh Afrika Tengah,” kata Isaac Caswell, professor di Google Translate Research.

Dengan ditambahkannya 24 bahasa baru, kini total bahasa yang dapat diterjemahkan Google Translate mencapai 133 bahasa. Rencananya Google akan terus menambahkan beberapa bahasa daerah dari berbagai negara, sesuai dengan misi Google yang ingin menerjemahkan 7.000 bahasa yang tidak didukung penerjemah global.